Jakarta Light Festival – Imlek di Kota Tua 2026
Cahaya Hoki Nusantara: Terang Tradisi, Datang Keberuntungan
Jakarta kembali bersinar dalam kemegahan cahaya melalui Jakarta Light Festival – Chinese New Year Kota Tua, sebuah perayaan Imlek yang memadukan tradisi, teknologi, dan pengalaman multisensori dalam satu harmoni yang memukau.
Berlokasi di kawasan bersejarah Taman Fatahillah, festival ini menghadirkan perjalanan visual yang mengajak pengunjung menyusuri waktu—dari masa lalu yang kaya akan warisan budaya, menuju masa depan Jakarta yang inovatif dan berkelanjutan.
Selama festival berlangsung, cahaya menjadi bahasa universal yang menyatukan keberagaman. Setiap instalasi dan pertunjukan merepresentasikan nilai-nilai Imlek seperti keberuntungan, kesehatan, kebahagiaan, dan kemakmuran—mengalir menerangi kota dan setiap langkah pengunjung.

Pengalaman Imersif yang Tak Terlupakan
Jakarta Light Festival menghadirkan berbagai atraksi spektakuler seperti:
Video Mapping pada bangunan ikonik Kota Tua
Interactive Video Mapping yang melibatkan partisipasi langsung pengunjung
Light Installation artistik bertema Imlek
Bangunan bersejarah seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, dan Museum Seni Rupa dan Keramik disulap menjadi kanvas cahaya yang menghidupkan kembali kisah budaya Tionghoa dan akulturasinya dengan identitas Indonesia.
Simbol Cahaya dan Harapan
Setiap instalasi memiliki makna mendalam:
Orange of Prosperity melambangkan rezeki dan harapan baru
Kuda Api Nusantara sebagai simbol energi, keberanian, dan kemajuan
Flame of Prosperity: Carousel Mei Hwa menghadirkan filosofi kehidupan dan perputaran waktu
Blazing Prosperity Box sebagai representasi keseimbangan dan harmoni
Pathway to Fortune menjadi gerbang menuju keberuntungan
Tak hanya visual, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman interaktif melalui instalasi Lucky Red Envelope, di mana mereka dapat menerima ramalan atau pesan keberuntungan berdasarkan shio—menghidupkan tradisi dengan sentuhan digital.
Merayakan Keberagaman Jakarta
Lebih dari sekadar festival cahaya, Jakarta Light Festival adalah simbol toleransi dan kebhinekaan. Perayaan Imlek di Kota Tua menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi budaya Tionghoa dalam membentuk wajah Jakarta hari ini.
Di tengah gemerlap lampion dan cahaya, festival ini menghadirkan ruang kebersamaan—tempat tradisi dan modernitas bertemu, serta harapan baru dinyalakan untuk masa depan kota.
Saatnya Menyambut Keberuntungan
Mari menjadi bagian dari perjalanan cahaya ini.
Rayakan Imlek dengan cara yang berbeda—lebih hidup, lebih interaktif, dan penuh makna—di Jakarta Light Festival.
Karena di setiap cahaya, ada harapan.
Di setiap langkah, ada keberuntungan.











